Berita Bola

Bathuayi Yang Tak Hentinya Menebar Ancaman Di Depan Gawang

Mitchy Batshuayi

Pada Januari 2018 kemarin, Mitchy Batshuayi harus rela bergabung ke Borussia Dortmund. Status Batshuayi sendiri adalah bagian dari persetujuan transfer yang melibatkan 3 kesebelasan, mereka adalah Dortmund, serta 2 tim asal Inggris, Chelsea, dan Arsenal.

Terlihat sekilas, Dortmund jasi klub yang dinilai paling dirugikan dalam segitiga transfer itu. Meskipun sukses mendapat 56 juta pounds hasil dari penjualan penyerang Pierre Emerick Aubameyang, tapi mereka ‘cuma’ mendatangkan Batshuayi sebagai gantinya. Bandingkan saja dengan Arsenal yang mendapatkan Auba dan juga Chelsea yang merekrut Olivier Giroud engan nilai yang cukup murah. Bak bumi dan langit.

Satu setengah musim bersama The Blues, Batshuayi justru terlihat seperti ‘Next Fernando Torres’ daripada Didier Drogba, Diego Costa, ataupun Nicolas Anelka. Terlebih lagi jika menilik prestas terbesar Batshuayi bersama Chelsea hanya menciptakan gol genting di menit-menit akhir ke jala West Bromwich Albion yang mengantarkan Chelsea memastikan trofi Liga Inggris musim kompetisi 2016/17. Semakin tegaslah status sebagai pesakitan itu disematkan kepadanya.

Namun seperti yang diketahui banyak pihak, hingga saat ini, Batshuayi justru yang paling menonjol jika dibandingkan dengan Giroud ataupun Aubameyang. Seperti menemukan tempat di mana dia seharusnya tinggal, Batshuayi tetap membuktikan bahwa dia adalah penyerang muda yang sangat berbahaya.

3 pertandingan sudah dia lewati dengan berkostum kuning-hitam, semuanya beruung dengan kemenangan. Selepas mengoleksi 3 gol dan 1 assists pada 2 pertandingan di ajang Bundesliga, Batshuayi kembali memberi kontribusi yang signfikan ketika Dortmund melawan Atalanta di fase 32 besar Liga Eropa yang digelar pada Kamis, 15 Februari 2018 di Signal Iduna Park.

Kontribusi yang pertama dia berikan ddengan gol pembuka yang dicetak oleh penyerang asal Jerman, yakni Andre Schurrle pada menit ke 29. Selepas berhasil merebut bola di kaki Remu Freuler ditengah lapangan, dia kemudian memberikan bola pada Lukasz Piszczek di kanan penyerangan. Bek sayap asal Polandia tersebut mengirim umpan pada Schurrle yang menkreasikan bola menjadi gol.

Dortmund sempat ketinggalan pada awal babak kedua selepas Josep llicic berhasil membobol jala Dortmund 2 kali dalam rentang waktu 5 menit. Tapi, pelatih Peter Stoger sukses membuat keputusann brilian dengan menurunkan Mario Goetze yang menggantikan Marco Reus.

Kerjasama antara Batshuayi dan Goetze pada menit terakhir paruh kedua sukses mengkreasikan 2 gol untuk tuan rumah, dengan Batshuayi sebagai pencetak gol dan Goetze sebagai pengumpan. Laga pun berkesudahan dengan skor 3-2 untuk Dortmund

Hasil tersebut membuat Die Borrusien sedikit lebih untung saat akan bertamu ke kandang Atalanta, minggu depan. Di sisi lain, moncernya Batsman didepan gawang pada tiga laga terakhir tentu membuat pendukung Dortmund bisa dengan cepat melupakan Auba.

Comment here