Berita Bola

Pembuktian Ederon Moraes Kepada Pep Guardiola

Ederon Moraes

Pep Guardiola memerlukan 2 kiper hebat untuk bersaing dalam 4 kompetisi berbeda dengan Manchester City. Beberapa kiper hebat tersebut dia anggap ada pada diri Ederson Moraes, kiper asal Brasil. Ederson pun didatangkan di jendela transfer musim panas lalu dari klub Benfica.

Awalnya tidak sedikit yang menilai kalau dana transfer 35 juta pounds yang digelontorkan dinilai kemahalan. Terlebih lagi, dia baru semusim dipercaya mengawal jala Benfica. Di musim 2015/16, dia baru dipromosikan dari skuat Benfica B di pertengahan musim.

Keraguan kepada Ederson langsung hilang setelah dia memperlihatkan berbagai hal yang menakjubkan bersama City lewat akurasi umpan, super save, dan kemampuan menutup ruang. Semua aspek itu jadi penyebab utama Pep merekrut Ederson.

Sementara itu, kadang kala Ederson terlalu berani saat memerankan sweeper keeper sehingga mendapat tendangan pada wajahnya ketika berduel dengan Sadio Mane. Namun keseluruhan, Ederson merupakan salah satu rekurtan terbaik Pep di jendela transfer musim panas lalu.

Ederson percaya dengan kualitas timnya yang sangat membantu dirinya untuk membangun serangan yang jadi skema penting skuat arahan Pep Guardiola itu. Salah satunya lantaran para pemain belakang City selalu bermain tenang membantu menahan dari para pemain lawan.

“Rekan-rekan selalu memberi saya banyak jalur dan hal tersebut sangat membantu untuk membangun serangan serta kemudian kami bisa mendapat keuntungan serta lolos ke seranga dan mencetak gol,” ungkap Ederson seperti dilansir The Sun.

Ederon pun langsung jadi penjaga gawang utama City dan juga menyisihkan Claudio Bravo serta membuat timnya semakin meupakan kualitas Joe Hart. Saat berita ini ditulis, Ederson sudah menjalani 25 pertandingan, 11 kali clean sheet, dan 18 kali kemasukan. Jumlah itu membuat City menjadi tim yang paling sedikit kemasukan di ajang Liga Inggris musim ini bersama Man United.

Skema build up serangan The Cityzen dari lini bertahan memang tak banyak berubah semenjak musim lalu. Mereka bisa memancing lawan guna melancarkan tekanan hingga sepertiga pertahanan. Namun dari tekanan itu para bek City dapat memanfaatkannya dengan melakukan umpan dengan kiper.

Selanjutnya kiper jeli melihat ada ruang di sektor tengah dengan mengirim umpan panjang menuju area itu dan Ederson selalu bisa melakukannya lebih bagus.

Ederson mampu melakukan 3,8 umpan panjang sukses per pertandingan. Rataan tersebut adalah yang paling banyak ke 4 dalam skuat City musim ini. Bahkan jadi yang ke-3 bila Aymeric Laporte tak datang di jendela transfer musim dingin ini.

Kemampuannya tersebut memang tak lepas dari para rekan setik di belakang sehingga dapat menghilangkan perasaan gugup. Jadi bukannya tanpa alasan kalau dirinya merupakan salah satu penjaga gawang yang memiliki kemampuan paling lengkap di dunia ini.

Comment here