Berita Bola

Arthur Irawan Jalani Trial Bersama Persebaya

Arthur Irawan

Setelah Persebaya Surabaya meresmikan kehadiran 5 pemain barunya, Bonek sebagai suporter setianya jelas menunggu apa langkah berikutnya dari managemen pada jendela transfer pemain.

Selain pemain asal Argentina yang akan dibawa secara langsung oleh sang pelatih Alfredo Vera, nama Andik Vermansyah masih mengemuka untuk didatangkan kembali. Apalagi si pemain baru mengakhiri karirnya di Selangor FA yang berlaga di Liga Super Malaysia.

Tapi bukannya Andik yang didapatkan, setidaknya sampai saat ini, malah mencuat nama lain yang sekarang sedang menjalani trial, yakni Arthur Irawan. Lebih menariknya lagi, sambutan Persebaya, dari sosial medianya, tergolong mengejutkan. Seperti Arthur ini merupakan pemain yang kehadirannya betul-betul dinantikan para Bonek dan juga managemen klub.

Meski berstatus pemain trial, masuknya pemain berusia 24 tahun itu jelas mengejutkan para Bonek. Sebab, mereka menganggap bahwa mantan pemain Malaga B dan Espanyol B itu samasekali tak diperlukan Bajul Ijo. Apalagi, posisi di full-back kanan yang menjadi posisi milik Arthur, selama ini sering diisi secara bergantian oleh Muhammad Irvan dan Abu Rizal Maulana.

Lebih jauh lagi, Bonek merasa jika trck record Arthur sebagai pesepakbola profesional begitu jauh dari angan-angan. Dalam kurun waktu 2014 sampai 2017, setidaknya ada 3 klub yang dibela Arthur, yaitu Borneo FC, Persija Jakarta, dan Waasland Beveran (Liga Belgia).

Tapi, momen kebersamaan Arthur dengan ketiga klub tersebut tidak lebih dari sekedar penghangat di atas bangku cadangan atau peserta di sesi latihan. Bila melihat statistik yang dihimpun Transfermarkt, Arthur cuma  bermain selama 118 menit untuk ketiga tim tersebut. Suatu catatan yang dapat membuat banyak orang menggelengkan kepala, terlebih lagi Bonek yang terkenal dengan sikap kritisnya.

Jadi tidak perlu heran bila cacian, terutama di sosial media, masih dilakukan para Bonek pada managemen klub karena mengizinkan Arthur menjalani trial. Bahkan mereka tak ragu menyebut bahwa managemen melakukan blunder fatal.

Jika memang ingin menyeleksi nama baru, kenapa tidak sekalian menghelat seleksi secara terbuka yang berpeluang diikuti banyak pemain sampai pelatih dan staffnya dapat menilai pemain-pemain yang patut dipertimbangkan.

Bicara mengenai kualitas, maaf saja, sebab Arthur sangat jauh dari minimal standar seorang pesepakbola profesional. Seperti dilaporkan emosijiwaku, pada setiap sesi latihan di beberapa hari ini, permainan Arthur bisa dibilang jauh dari kata istimewa.

Dia sering salah melepaskan umpan, dan juga mempunyai pergerakan yang tidak begitu mobile. Tapi diatas itu semua, kondisi fisik Arthur memang jauh dari idel. Fisiknya sangat lemah dan cepat kelelahan. Apalagi, beberapa hal diatas dapat menentukan nasibnya dengan Persebaya.

Siapa tahu, jika Arthur dinyatakan lolos dari trial ini, ia bakal dicoba dulu di Piala Presiden 2018 nanti. Artinya, kontrak Arthur bersama Persebaya bakal ditentukan dengan penampilannya selama menjalani kompetisi pra musim tersebut.

Comment here