Berita Bola

Curhatan Patrick Cutrone Setelah Kemenangan AC Milan

Patrick Cutrone

Sebiji gol Patrick Cutrone mengantarkan kemenangan AC Milan saat menghadapi Inter Milan pada pertandingan perempat-final Coppa Italia, San Siro, Kamis lalu.

Membutuhkan waktu 104 menit di pertandingan ini sampai Cutrone menciptakan gol. Cutrone baru diturunkan Milan di menit ke 74 dengan menggantikan Nikola Kalinic. Gol yang diciptakan Cutrone di pertandingan tersebut seperti mengingatkan kita pada Filippo Inzaghi.

Dirinya menganggap kalau golnya tersebut seperti mimpi saja lantaran sebelumnya dia hanya penyerang dalam skuat Milan versi Primavera. Oleh sebab itu perayaan golnya tersebut sangat hebat serta hampir menangis saat diwawancarai pasca pertandingan. Untuknya, kemenangan dari Inter di ajang Coppa Italia ini merupakan kebutuhan moralnya.

Alasannya adalah, karena pertandingan bertajuk Derby Della Madonnina terseubt tak pernah dapat dilukiskan seperti laga biasa. Kini Cutrone tengah menikmati kemenangan yang membawa Milan menuju babak semifinal. Selanjutnya fokus untuk mempersiapkan laga menghadapi Fiorentina di pertandingan Serie A musim ini di Artemio Franchi Stadium, Sabtu mendatang.

“Mimpi saya ialah tetap berada disini sebab saya sangat mencintai Milan serta saya juga ingin tetap berada pada skuat ini. pergerakan saya di atas lapangan didikte dengan rasa lapar (menciptakan gol) dan juga tekad saya. Saya juga keluar di bangku cadangan serta benar-benar ingin menciptakan gol,” ungkap Cutrone seperti dilansir Calciomercato.

Milan sendiri bertanding tanpa diperkuat Gianluigi Donnarumma  dan rencananya Marco Storari dipersiapkan menjadi penjaga gawang utama. Namun Storari mengalami cedera ketika pemanasan sehingga posisi kiper Antonio Donnarumma.

Walau demikian, Antonio tampil apik di pertandingan ini. Khususnya ketika menahan tembakan jarak dekat dari Joao Mario. Dan juga Antonio juga menahan tembakan keras dari Ivan Perisic serta Antonio Candreva yang meneruskan bola liar.

Inter sebetulnya memulai laga dengan bagus dengan memperoleh 2 peluang sepa pojok dalam 5 menit awal. Tapi strategi Milan untuk menempel sisi sayap Inter tampaknya berhasil.

Hal tersebut membuat  seorang Mauro Icardi kurang menerima suplai bola dari para rekan setimnya. Milan juga menurunkan Ricardo Rodriguez di posisi full back serta Ignazio Abate di sisi kanan. Kedua pemain tersebut mengapit 2 bek tengah yang diisi oleh Leonardo Bonucci dan Alessio Romagnoli.

Untuk Candreva, kekalahan atas Milan ini adalah diluar dugaan serta sangat menyakitkan sebab Coppa Italia merupakan trofi yang mereka incar pada musim ini. dia juga berkata bahwa timnya memerlukan kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Selepas awal musim yang bagus, kini kami menghadapi sejumlah masalah peertama serta kami wajib melakukan yang terbaik untuk dapat mengangkat tim. Kami memang kalah dari Sassuolo dan Udinese. Ini cukup memalukan untuk kami serta para suporter Inter,” ungkapnya seperti dilansir laman resmi Inter.

Comment here