Berita Bola

Panggung Gladi Bersih Bagi Pep Guardiola

Pep Guardiola

Pep Guardiola merupakan aktor terbesar dibalik performa Manchester City yang luar biasa sejauh ini. Dia dapat eramu skuatnya yang boleh dibilang adalah klub terbaik yang pernah dimiliki City didalam sejarah klub.

Kualitas antara pemain dalam skuat inti serta pelapisnya tak berbeda jauh. Semua pemain terlibat didalam permainan City, serta ikut berkontribusi. Bahkan pemain macam Fabian Delph dapat tampil seperti David Alaba dibawah arahan Guardiola.

Tentu semuanya takjub dan terkesan dengan performa apik skuat Pep Guardiola pada musim ini. Bagaimana seorang David Silva seperti memperoleh kembali permainan impresifnya, bagaimana Ilkay Gundogan, Raheem Sterling, dan John Stones berkembang jadi pemain yang semakin hebat.

Semua tim lawan dibabat habis bak seekor hiu memangsa korban mereka. Klub besar ataupun kecil tak ada bedanya, semuanya sukses mereka kalahkan. Selepas berhasil menang di markas rival sekotanya dua minggu lalu, City juga sukses menang dengan skor meyakinkan 4-1 saat menghadapi Tottenham Hotspurs.

16 pertandingan secara beruntun mereka akhir dengan kemenangan semenjak pertandingan ke tiga tentu catatan yang sangat luar biasa. Jarak 11 angka dari Manchester United yang ada di posisi kedua jadi salah satu bukti lainnya betapa superioritasnya apa yang suda dilakukan Guardiola kepada Manchester City pada musim kompetisi 2017/18. Bahkan beberapa orangĀ  menyebutkan bahwa bisa jadi gelar Liga Inggris sudah ada ditangan mereka.

Fenomena semacam ini berbeda dengan musim lalu. 6 pertandingan awal Guardiola di Liga Inggris memang dilalui dengan bagus. tapi berikutnya, Guardiola semakin tersisih, bahkan pernah terlempar keluar posisi 4 besar, sampai kemudian menyelesaikan musim di posisi ketiga.

Guardiola memang terlihat cukup kesulitan pada musim lalu. Jelas ada ketimpangan dengan apa yang telah terjadi dari musim lalu dengan apa yang diperlihatkan musim ini. khususnya untuk sang pelatih, Pep Guardiola yang kian memperlihatka bahwa dia adalah pelatih dengan kualitas nomor satu.

Bagaimana musim lalu setiap klub masih mempunyai rasa percaya diri untuk menghadapi permainan City, saat ini rasanya tak ada satu klub pun yang ingin melawan mereka di kompetisi domestik.

Bisa jadi mengenai musim lalu, sebetulnya Guardiola melakukan observasi. Baik pada klub yang dia latih, ataupun kompetisi keseluruhan. Guardiola memerlukan waktu yang cukup lama daripada yang dia lakukan di klub lain.

Tampaknya Guardiola telah memperlajari semuanya lebih dulu. Mengenai lawan yang akan dia hadapi setiap minggu, mengenai kompetisi mana yang bakal dimainkan di ranah Inggris, mengenai suhu, serta boleh jadi mengenai jadwal yang biasa dikeluhkan oleh beberapa pelatih sepakbola Inggris.

Atau dengan kata lain, bisa jadi musim lalu adalah panggung gladi bersih bagi Pep Guardiola supaya di musim ini skuatnya bisa tampil maksimall di kompetisi apapun.

Comment here